akibat setelan delco tidak pas

Karenathread Mercedes yg di forum sebelah sudah digembok , saya coba terusin aja di sini , Sekedar Tukar Pikiran / sharing masalah2 yg mungkin pernah / Mercedes-Benz W124 - Do It Yourself - Page 69 Main Akibatnyasifat karet tidak kesat tapi berubah licin. Karet pada kaki mobil tidak akrab dengan oli, seharusnya kering agar maksimal fungsinya memegang komponen bagian bawah sebuah kendaraan. langsung saja pasang dengan menempelnya saja bersama ketiga baut agar posisi benar-benar pas, dan tidak melenceng. Setelah semua terpasang dan jreeng Setelahmendapatkan setelan platina yang pas, pasang kembali rotor pada tempatnya (lihat tanda panah). pasang kembali rotor Bersihkan kotoran pada tutup delco, biasanya terdapat kerak yang berwarna putih (lihat tanda panah). KalauAFS tidak menunjukan gejala kerusakan alangkah baiknya jangan di apa-apa in AFS forum di luaran sono MAF sensor mitsubishi ternyata haram hukumnya kalau di bersihin karena sangat sensitif,nah ane tahunya juga belakangan karena dulu MAF saya iseng di bersihin dengan harapan tambah enteng dan ternyata itu MAF malah ngadat RingkasanProduk Asus ROG G751JY Notebook (Core i7 8GB,1TB,WIN8.1) Notebook Game Tanpa Tandingan dengan TurboMaster overclocking G751 adalah notebook game tak terkalahkan, berkat prosesor Intel® Core™ i7 generasi keempat dan grafis NVIDIA® GeForce® GTX. Lagu Tak Ingin Usai Lirik. Pengguna Mitsubishi KUDA MPi .. bila merasa tarikan bawah agak mengelitik, ...berat seperti tertahan ketika akselerasi ....ataupun mobil terasa sangat boros ? bisa dicoba dengan Setting ulang Delco Distributor nya. Termasuk jika mengganti bahan bakar dari oktan rendah ke oktan tinggi untuk mendapatkan akselerasi awal serta konsumsi bahan bakar yang optimal. Mari kita coba sendiri di mobil kita, perlengkapan yang dibutuhkan untuk setting delco yaitu, Kunci 12, obeng - Berikut ini Step-by-step, Setel Delco, menurut cara Newbie 1. Hidupkan mesin, lakukan pemanasan mesin beberapa saat... hingga suhu kerja mesin ideal, jarum temperatur berada di tengah di bawah sedikit. Pastikan Rpm dalam kondisi NORMAL kira-kira di 750-850rpm, Pakai obeng -, Putar setelan angin di samping Trootle Body lihat foto SETEL ANGIN sampai mesin langsamnya RATA, tidak pincang. Cara setelnya putar baut setelan ke Kiri sampai terasa berhenti full, lalu PUTAR BALIK Setelan perlahan ke Kanan,... Gas terasa meningkat... Rpm naik dan getaran bertambah banyak... Putar balik setelan ke kiri, sampai terlihat mesin sangat STABIL, tidak bergetar dan tidak menyendat... lihat di Rpm hingga STABIL diI 800 - 850 Ini BERHUBUNGAN DENGAN oktan BBM yang di pakai saat ini, Langkah ini sangat penting untuk keakuratan setelan Delco. Bila Mesin sudah sangat 'Anteng', tidak pincang >> berarti sudah PAS setelan angin dan setelan gas-nya. Memang perlu sedikit ketelitian dan pengalaman di sini.... 2. Matikan mesin 3. Ambil spidol atau bisa Ballpoint untuk memberi tanda garis antara Body Delco dan mesin lihat foto di atas, dalam lingkaran, tampak goresan hitam.... tujuannya yaitu bila kita ingin kembali ke setelan awal.... maka setelan tersebut tinggal dicocokan pada pengapian sebelum di setel... 4. Ambil kunci Ring 12, kendorkan 2 baut setelan Delco. Kendorkan 2 baut setelan, tidak perlu sampai lepas... cukup sampai kendor saja dan tangan bisa leluasa memutar Delco Distributor ke arah kiri maupun kanan. Kendorkan baut kiri setelan Delco. Kendorkan baut kanan Delco, ruang gerak terbatas karena terhalang oleh posisi Coil, Kabel busi dan Selang Radiator... maka caranya ... Tangan masuk dari Kiri Bawah sebelah selang radiator Hati-hati Mesin Panas gunakan sarung tangan, atau Lap untuk menutupi bagian yang panas dan kunci pas bisa masuk sempurna, lalu kendorkan baut setelan.. Penyetelan waktu pengapian ini biasa disebut dan dikenal dengan menyetel pengapian maju dan pengapian mundur. Untuk ukurannya biasanya atau umumnya standar pengapian mobil itu diatur 10 +/- 2 derajat sebelum Titik Mati Atas TMA. Setiap mobil memiliki arah pengapian maju dan pengapian mundur yang berbeda-beda dan ukuran yang juga berbeda, jadi tergantung dari mobilnya, Khusus untuk mitsubishi KUDA bensin MPi yaitu jenis 4G63.. maka setelan PENGAPIAN MAJU itu berlawanan arah jarum jam..Putar Delco ke kiri. Sedangkan setelan PENGAPIAN MUNDUR itu searah jarum jam Putar Delco ke KANAN bila kita berdiri menghadap mobil... Penyetelan DELCO ini diperlukan keahlian serta pengalaman, karena terkadang ukuran secara teknis bisa saja meleset dan tidak pas, untuk itu biasanya mekanik juga mengandalkan 'feeling' berdasarkan pengalamannya. Tetapi bukan tidak mungkin dilakukan oleh orang biasa / umum.... asalkan mau mencoba, setting lagi, mencoba lagi., setting lagi, coba lagi Penyetelan bisa dilakukan manual tanpa alat , untuk yang sudah biasa... pasti paham tapi bila ingin keakuratan bisa menggunakan alat TimingLight. 5. Ambil Timing Light, yaitu satu alat untuk melihat pengapian pada Titik Mati Atas, atau memeriksa berapa derajat pengapian mobil saat ini. Biasanya ada 3 kabel . Yaitu kabel power untuk dihubungkan ke Accu positif dan Accu Negatif. hati-hati jangan tertukar pemasangannya. Kabel yang satu lagi adalah untuk mengetahui Top 1 dan posisi derajat pengapian. PASANG DI KABEL BUSI NO. 1 JANGAN TERTUKAR 6. Mesin Hidup, Matikan AC. Biarkan langsam di Rpm 850, lalu kembali ke depan Delco untuk setel pengapian dengan TimingLight. PASANG "TRIGGER TIMINGLIGHT" DI KABEL BUSI NO. 1 PASTIKAN BUSI ADALAH... URUTAN ATAS..., SEBELAH KIRI Mesin HIDUP di putaran Langsam...Rpm 850, lalu sorotlah TIMING LIGHT ke arah Penanda pengapian di blok mesin, tampak ada di antara angka 0 dan 10 derajat BTDC Putar Delco hingga Titik Putih yang terlihat tampak berhenti di angka 9-10, bila sudah, kencangkan baut setelan... lanjut ke langkah berikutnya PUTAR DELCO KE ARAH KANAN...> ..UNTUK PENGAPIAN MUNDUR Perhatikan garis yang tadi kita buat, bergeser sedikit ke arah kanan... berarti ada maju beberapa derajat menuju angka 0.>> .Lihat di tanda Timing... Putar Delco hingga Titik Putih yang terlihat tampak berhenti di angka 10, bila sudah, kencangkan baut setelan... lanjut ke langkah berikutnya Pengaruh bila setelah Terlalu mundur, adalah - putaran Mesin semakin halus, semakin Tidak Ngelitik - bensin cenderung agak boros tapi HALUS agak lemes tenaganya - Mesin cenderung lebih mudah/ringan di starter - mesin cenderung Lebih panas - Torsi cenderung kuat di putaran bawah, tapi NAHAN di Rpm tinggi. - Penggunaan BBM cenderung ke oktan yang lebih rendah misalnya Premium PUTAR DELCO KE ARAH KIRI...> ..UNTUK PENGAPIAN LEBIH MAJU Perhatikan garis tanda yang tadi kita buat, bergeser sedikit ke arah kiri... berarti ada mundur beberapa derajat menuju angka 10.>> .Geser Delco ke KIRI sambil melihat di penanda Timing di mesin... Pas kan ke angka 10 derajat di tanda pengapian. Pengaruh bila setelah Terlalu MAJU diatas 10 derajat, adalah - Mesin Cenderung 'Ngelitik' Knocking - Mesin cenderung lebih "dingin" - Mesin cenderung agak sulit di starter, RPM mudah naik, stationer agak kasar tapi tarikan enak. - Konsumsi BBM cenderung agak irit dengan torsi bawah agak besar - Tarikan Mobil seakan lebih melaju dan napas lebih panjang - Penggunaan BBM cenderung mengharuskan oktan yang lebih tinggi misalnya Pertamax Nah, yang dicari adalah setelan yang pas sekitar 12 >10< 8 derajat, yaitu mobil terasa bertenaga namun tetap irit... BILA SUDAH PAS KIRA-KIRA DI 10 DERAJAT, COBA KENCANGKAN BAUT SETELAN Kencangkan baut setelan KIRI, yang KANAN cukup kencangkan sedikit saja.... karena mungkin masih mau di setel lagi... mencari pas 7. Tutup Kap Mesin..., lalu test jalan di tempat yang lancar cobalah berakselerasi... perhatikan apakah masih ada gejala NGELITIK saat akselerasi atau tidak, .. bila masih ngelitik..., berarti pengapian perlu di MUNDURKAN sedikit Putar Delco searah Jarum Jam... Kencangkan lagi baut setelan... Lalu coba jalan lagi... Pengalaman Newbie, Penyetelan yang pas terasa saat di test di kecepatan 45km/jam... injak gas mendadak, agak dalam, bila ada knocking SEDIKIT.. sebentar saja lalu menghilang !!.. Justru berarti itu SUDAH PAS...! dalam arti, setelan IRIT DAN BERTENAGA.. Trimakasih sudah masuk di blog ini, Mohon kritik dan sarannya di kolom bawah. SELAMAT MENCOBA, SEMOGA TIPS INI BERMANFAAT, YANG BELUM TAHU MENJADI PAHAM, YANG SUDAH PAHAM MAKIN CERDAS Apakah Anda pernah mencabut delco pada mobil Anda? Mungkin Anda mencoba mencari titik pengapian yang lebih baik dengan cara mencoba memajukan atau memundurkan gigi delco. Ada kalanya gigi tersebut pada saat memasangnya kembali posisinya mungkin sudah tidak seperti posisi sebelumnya saat semacam ini bisa mengakibatkan hal-hal berikutMesin tidak mau hidup karena waktu pengapian menjadi tidak tepat;Mesin susah hidup atau terasa berat akibat waktu pengapian terlalu maju;Mesin hidup, stasioner rendah akibat waktu pengapian saya, jika terjadi kasus seperti nomor 1 di atas, maka sebaiknya coba geser mata gigi delco satu demi satu sampai didapati posisi saat pengapian yang paling tepat. Jika kejadian seperti kasus nomor 2, setelan delco biasanya sudah mentok pada setelan paling rendah, jadi sudah tidak bisa diturunkan lagi waktu pengapiannya. Dan sebaliknya kasus yang ketiga, biasanya posisi setelan delco berada pada posisi yang paling tinggi namun setelan pengapian pada delco sudah tidak bisa diturunkan baiknya sebelum mencopot delco, pastikan hal-hal berikutBuka tutup delco;Posisikan silinder mesin atau piston 1 berada pada TMA perhatikan posisi nok platina harus berada pada posisi nok puncak; dengan cara memutar pully poros engkol atau di sebut dengan crank shaft memutarnya searah jarum jam sehingga titik pully mengarah ke angka 0 nol derajat atau istilahnya TOP pastikan pula saat ingin memasang delco posisinya sebaiknya sama persis seperti sebelum dicopot tadi. Dengan demikian pekerjaan yang Anda lakukan setidaknya mengurangi resiko agar tidak terjadi kesalahan pemasangan kembali delco yang anda copot tadi. Ketika Anda coba memajukan atau memundurkan saat pengapian dengan mencopot delco, jika ternyata mesin tidak berhasil hidup maka Anda juga akan lebih mudah mengembalikannya seperti posisi semula. Power utility giant Manila Electric Company Meralco has set billion provision for bad debts’ or credit loss’ because of the extended no disconnection’ policy being enforced by the government for consumers that have unpaid bills. “Given that there is an extension on the no-disconnection for customers, which are the lifeline customers – 100 kilowatt hours and below, we’ve extended our evaluation. Our total expected credit loss for the year is billion,” Meralco Chief Finance Officer Betty Siy-Yap said. She explained that the bad debts provision’ is part of the company’s “regular evaluation, based on accounting standards that will require us to assess expected future credit losses.” But from the level it is currently pegged at billion, the Meralco executive noted that the figure may likely change when the utility firm will carry out its next round of evaluation by mid-year. “We expect this to be lower given the payment patterns and the payment collections that we’ve been receiving from these customers,” Yap said, in reference to the lifeline customers and subscribers that made installment payment arrangements IPAs with Meralco. As of January this year, it was noted that at least 27,000 customers of Meralco have entered into IPAs – and these are a mix of lifeline-users and the non-lifeline customers that have arrears since the enforcements of enhanced community quarantine ECQ and modified ECQ MECQ measures last year. Meralco President and CEO Ray C. Espinosa further indicated that while they have customers who opted for extended payment plans, “they actually pay, so it’s safe to say that there’s high percentage of collection.” He added that “for the lifeliners, the collection rate is as high as 85%; and if they feel that they cannot pay, they are actually responsible enough to approach Meralco to ask for installment payment plan.” Given that customer mindset, he opined that such “reflects basically a very good paying attitude on their part, so I think this provision that we have upon review may probably result in some significant reduction if the trend continues on the payment of the lifeliners.” Last month, the Department of Energy DOE formally issued an advisory directing power utilities like Meralco and even the electric cooperatives ECs to further stretch the “no disconnection” policy – primarily for lifeline consumers, even if they fail to pay their bills. That particular edict does not have an end-date yet, so it remains a guessing game also for power utilities how will this impact on their financial performance this year.\As culled from data, the lifeline customers of Meralco that can be covered by the extended no disconnection rule’ could hit as high as million; while for the electric cooperatives, this could shield about million customers from any immediate service cut-off. Pada kesempatan ini saya ingin share bagaimana kita menyetel delco atau distributor kendaraan corolla DX, hingga kita mendapat stelan yang optimum untuk kendaraan kita dan jgn hal hal yang sederhana pun kita pergi ke bengkel, sehingga akan menghemat rupiah terutama menteri keuangan akan cemberut kalau diminta uang untuk service ini dan itu service terus rusak terus, lama lama tak jual biasanya ancaman seperti itu hehehe. Pada mobil model lama yang masih menggunakan sistem pengatur pengapian dengan platina, waktu dan pembagian pengapian Ignition Timing ke ruang bakar dikerjakan oleh sebuah parts bernama distributor atau dikenal juga dengan sebutan delco. Pengaturan Waktu Pengapian Ignition Timing Langkah pertama pengaturan waktu pengapian itu harus diatur dulu gap platina dengan benar, umumnya tiap mobil memakai ukuran gap itu normalnya sebesar 0,45 mm, selanjutnya baru atur waktu pengapian melalui badan distributor dengan cara mengendurkan dulu baut badan distributor pada blok mesin lalu memutarnya sedikit-dikit searah ataupun berlawanan arah jarum jam hingga mencapai ukuran yang tepat. Penyetelan waktu pengapian ini biasa disebut dan dikenal dengan menyetel 'na dan voor' distributor, yang dimana 'na' itu untuk memperlambat pengapian, sedangkan 'voor' itu untuk mempercepat pengapian. Setiap mobil memiliki arah putar 'na dan voor' yang berbeda-beda dan ukuran yang juga berbeda, jadi tergantung dari mobilnya, khusus untuk mobil keluaran Toyota, putarannya 'na' itu searah jarum jam dan 'voor' berarti sebaliknya. Bila pengaturan waktu pengapiannya belum pas maka efeknya mesin mobil akan 'nglitik' knocking karena hal ini berhubungan dengan putaran mesin. Pengaturan 'na dan voor' distributor ini diperlukan keahlian serta pengalaman, karena terkadang ukuran secara teknis bisa saja meleset dan tidak pas, untuk itu biasanya mekanik juga mengandalkan 'feeling' berdasarkan pengalamannya. Jika kita merasakan mesin mobilnya tiba-tiba 'nglitik' seperti saat kita telambat melakukan pemindahan gigi perseneling dari 4 ke 3 terdengar suara itulah knocking , kita bisa mencoba untuk melakukan penyetelan waktu pengapian sendiri. Setting Delco dapat kita lakukan sendiri tidak perlu khawatir akan hal itu, sebab masih ada cara untuk meningkatkan akselerasi mesin mobil anda untuk mesin berbahan bakar bensin. Cara ini bisa dibillang cukup sederhana untuk dilakukan sendiri, tapi dengan syarat sistem pengapian pada mobil yang akan ditingkatkan akselerasinya tersebut masih cukup bagus, Setting delco berkaitan langsung dengan jenis bbm, semakin tinggi oktan bbm, butuh semakin maju timing pengapiannya. Jika setting delco terlalu maju..mesin akan ngelitik. Posisi delco bisa dimundurkan sedikit sampai ngelitik ilang.. berarti seting bisa dibilang pas. Bisa juga dgn cara geser2 posisi delco sampai dapat rpm tertinggi. Tandai itu sebagai batas tertinggi. Selebihnya bisa digeser sesuai keinginan, mau dibatas tertinggi dng torsi bawah besar tapi agak loyo di rpm tinggi atau sebaliknya Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah dengan memastikan jika vakum delco dan selang selang terpasang dengan baik Foto No 2 dan sentrifugal sistem pengapian pada mobil anda masih dapat bekerja dengan normal. Pastikan Mesin sudah sangat 'Anteng', tidak pincang >> berarti sudah PAS setelan angin dan setelan gas-nya. Memang perlu sedikit ketelitian dan pengalaman di sini. Pastikan pengaturan waktu pengapian itu sudah diatur gap platina dengan benar, umumnya tiap mobil memakai ukuran gap itu normalnya sebesar 0,45 mm Foto 1 Ambil spidol atau bisa Ballpoint untuk memberi tanda garis antara Body Delco dan mesin lihat foto di atas, dalam lingkaran, tampak goresan hitam.... tujuannya yaitu bila kita ingin kembali ke setelan awal.... maka setelan tersebut tinggal dicocokan pada pengapian sebelum di setel Foto no 3 Ambil kunci Ring 12, kalau ada kunci shock T panjang lebih bagus kendorkan baut setelan Delco. tidak perlu sampai lepas... cukup sampai kendor saja dan tangan bisa leluasa memutar Delco Distributor ke arah kiri maupun kanan. Foto No 4 Dalam keadaan mesin hidup, putar delco ke posisi na untuk memperlambat pengapian hingga putaran mesin stabil Setelah itu tarik tuas gas hingga RPM tinggi sambil dirasakan didapat tarikan gas paling garang paling bertenaga dan tidak menggelitik serta putara mesin halus. Jika masih terdengar bunyi katup menggelitik dan kurang pas maka putar lagi ke arah na , dengan sesekali tuas gas ditarik tarik secara spontan/kejut sampai stelan dirasa pas dan tidak menggelitik knocking dan dibutuhkan kepekaan dalam hal ini . Setelah menemukan setelan yang pas kembali berikan tanda pada posisi delco tersebut dan kencangkan kembali kedua baut di langkah pertama. Apabila saat delco diputar posisi na sampai mentok ke bawah masih terasa menggelitik maka perlu di lakukan pemeriksaan pada platina. Selanjutnya penyetelan delco sudah berhasil Anda kerjakan dan tanpa perlu pergi ke bengkel hanya untuk melakukan hal ini serta Anda pun bisa membantu kawan yang lain dalam penyetelan delco ini. Rasakan perubahan nya dan lakukan test drive, apabila masih dirasa kurang stel kembali seperti langkah diatas. Untuk lebih mudah mengetahui mendeteksi tegangan induksi dari koil pengapian yang menuju ke busi. biasa di gunakan Timing light berfungsi untuk memeriksa saat terjadinya pengapian atau saat busi memercikkan bunga api, sehingga dari hasil pemeriksaan tersebut nantinya dapat diketahui apakah saat pengapian sudah tepat atau terlalu maju atau terlalu mundur. kalau punya Selengkapnya dapat di lihat di Youtube kami Penyetelan saat pengapian pada saat mesin mati Putar puli poros engkol, dan tempatkan tanda cowakan pada posisi saat pengapian 5o ± 2opada Top 1 akhir langkah kompresi. Buka tutup distributor, dan kemudian lepaskan rotor. Kendorkan baut pengikat distributor Putar kunci kontak pada posisi On. Putarkan secara pelan-pelan distributor sampai terlihat percikkan bunga api pada platina. Jika sudah terlihat percikkan bunga api pada platina, putar kunci kontak ke posisi Off kemudian kencangkan kembali baut pengikat distributor. Pasang kembali rotor dan tutup distributor dengan benar. Periksa kembali saat pengapian menggunakan timing light dengan cara yang sama seperti langkah pemeriksaan saat pengapian diatas Wis Ngono Thok Wassalamu alaikum wr wb Foto Hanya Pemanis Tulisan Seiring berjalannya waktu, mobil kita semakin menurun kinerjanya... terutama dengan menumpuknya kerak di ruang bakar yaitu di kepala piston dan kubah tempat terjadinya percikan api.. Hal ini diperparah dengan penggunaan BBM dengan oktan yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrik. BBM jenis Premium yang lebih banyak menimbulkan kerak daripada Pertamax.. Gejala yang timbul akibat penumpukan kerak tersebut antara lain" - Ngelitik secara berlebihan, padahal pengapian sudah sesuai - Tenaga berkurang, terutama pada saat mesin panas - Bahan bakar boros berlebihan. Belakangan banyak dipasarkan jenis Carbon cleaner di toko-toko otomotif... ada yang dari produk luar negeri maupun di dalam negeri.. Prosesnya pun beragam, ada yang di campur langsung ke tangki BBM ada juga yang di semprotkan ke lubang intake... ada juga yang langsung di semprotkan ke lubang busi. Newbie tertarik dengan salah satu produk yaitu CARBONSPEED, yang di suntikkan langsung ke lubang busi, kemudian di sedot kembali sekaligus mengeluarkan sisa endapan dan kerak-keraknya.. Uniknya produk ini mengklaim cairan yang sama seperti yang dilakukan di bengkel-bengkel terkemuka... dan ... tidak terjadi asap putih berlebihan setelah proses berlangsung. Langsung saja kita kerjakan untuk Mits. KUDA 2,0 MPI... Peralatan yang perlu dipersiapkan yaitu - 4 hingga 6 pcs CARBONSPEED Tiap kemasan terdiri dari 1satu suntikan dan selang plastik keras. Biasanya 1pcs untuk 1 silinder... tapi kadang perlu lebih banyak bila kerak terasa berlebihan - Kunci busi ukuran 16 - 4 Busi Baru... atau 4 busi lama bisa dibersihkan lagi - Sebotol Fuel Treatment merknya bebas... , untuk menyempurnakan seluruh pekerjaan ini - Sikat kawat kecil untuk membersihkan busi - Wadah plastik 2 pcs , untuk menampung hasil sedotan yang kotor - Lap bersih 2 lembar - Tissue bersih 1 pak - Senter kecil senter kepala untuk penerangan - Kunci 10 - Kunci 12 - Kunci 19 untuk memutar baut Krukas - Obeng - ukuran sedang - Obeng + ukuran sedang - Kalau ada Kompresor angin untuk mengusir sisa cairan yang tertinggal BERIKUT INI STEP BY STEP Siapkan 4-6 buah CARBON SPEED, wadah bersih, bisa bekas kaleng atau wadah plastik.... keluarkan isi CARBONSPEED yaitu cairan dalam suntikan dan selang plastiknya Untuk memenuhi ruang bakar saat piston di TMA butuh sekitar 50,9 mL CARBON SPEED. Didapat dari perhitungan 2000cc mesin Mits. KUDA MPI 4G63 ..dibagi jumlah silinder ..dibagi rasio kompresi. jadi kurang lebih ....1998 4 9,8 = 50,9...mL PANASKAN MESIN 5 MENIT.... HINGGA SUHU MESIN IDEAL... Dengan Kunci 10 dan Kunci 12, lepaskan klem saluran filter udara Belalai, selang pernapasan mesin ... Lakukan dengan teliti dan simpan baut-baut dengan baik, jangan sampai jatuh ke dalam area mesin. Kendorkan klem selang di Mass Air Flow... LAKUKAN DENGAN HATI-HATI DAN TELITI Kendorkan klem di Throotle Body... LAKUKAN DENGAN HATI-HATI DAN TELITI PERLAHAN Goyangkan belalai Selang Filter Udara... angkat perlahan dan hati-hati sobek Sisihkan ke tempat yang aman, baut-baut amankan di wadah terpisah, jangan sampai terjatuh ke dalam area mesin Tutup Throotle Body dengan Lap bersih atau Tissue bersih. AGAR KOTORAN TIDAK MASUK , LAKUKAN DENGAN TELITI... DAN BIASAKAN KERJA BERSIH Lepaskan kabel gas... Mur kiri sebagai SETELAN...jangan bergeser, ..Mur kanan yang di kendorkan Lepaskan pula Kabel KickDown bila mobil matic Mur kiri sebagai SETELAN jangan bergeser, ...mur kanan saja yang di kendorkan Lepaskan satu persatu kabel busi.. beri tanda 1 untuk busi 1 tanda 2 untuk busi 2... dan seterusnya... JANGAN SAMPAI TERTUKAR. KERJA TELITI DAN BERSIH... Note Tarik kabel busi di KEPALA KABELNYA.... JANGAN TARIK DI KABEL... Lepaskan ke 4 busi, tandai busi 1 , busi 2 , busi 3 , busi 4 sebaiknya tidak tertukar Bila kondisi busi sudah jelek, ada baiknya sekalian di ganti keempat nya... Penampakan ke empat busi di mobil Newbie... Tampak pembakaran sempurna di 4 kepala busi Setelah lepas busi, .. Newbie ngintip.. dan foto.. wowww ...keraknya sudah tebal pantas agak ngelitik, dan tenaga menurun... Ambil kunci ring 19, putar baut krukas... cari TOP kompresi Cylinder 1 Perhatikan tanda panah, coba pas kan di angka 0.. tanda TOP 1 Gunakan senter agar jelas tanda strip SEGARIS dengan angka 0 Jrengg.. kini saatnya eksekusi ... Suntikan CARBONSPEED ke Cylinder 1.... Tunggu kira-kira 15 menit, agar cairan CARBONSPEED bereaksi terhadap kerak karbon di kepala dan kubah piston Setelah kira-kira 15menit, Sedot kembali cairan yang tadi di masukkan.... lalu buang di wadah yang tadi disediakan... Wahhh .. kelihatan banyak sekali endapan Deposit karbon HITAM PEKAT dan butiran kerak yang terlepas dari kepala piston.. LAKUKAN BERULANG-ULANG sampai cairan dan endapan benar-benar terangkat Coba perhatikan cairan CARBONSPEED hitam dan banyak sekali endapan keraknya sudah larut bersama cairan... hati- hati terkena cat mobil , segera bersihkan bila ada noda yang mengenai cat mobil endapan di foto tampak kasar, ini hanya sebagian kecilll saja.... Tadahkan semua di wadah yang sudah dipersiapkan, bila cairan tercecer... sebaiknya di bersihkan langsung Setelah piston selesai, putar lagi puli kruk as 360 derajat, kemudian lakukan langkah penyuntikan dan sedot lagi pada piston setelah piston selesai, putar puli kruk as 180 derajat, penyuntikan dan sedot lagi pada piston terakhir putar puli kruk as 360 derajat, lakukan lagi penyuntikan dan sedot lagi pada piston Jadi intinya ... lakukan penyuntikan pada saat TOP KOMPRESI, yaitu saat klep buka dan klep tutup RAPAT, agar cairan optimal beraksi di ruang bakar Selesai untuk ke empat cylinder... coba bersihkan sisa-sisa noda yang tercecer.. jangan sampai mengotori mesin... coba perhatikan ... seluruh endapan sisa CARBONSPEED ... Luar biasa kotornya Cairan sisa tersebut bisa untuk membersihkan ujung kepala busi, celupkan kepala busi.. beberapa saat lalu sikat dengan sikat kawat Lakukan pada ke empat busi sampai benar-benar bersih, periksa kerenggangan elektroda busi.. atur dengan Filler Gauge ukuran celah busi. Endapan deposit karbon tampak setelah sebagian cairan di buang.... Ini tampak di foto sebagian kecil saja. Pasang kembali ke empat busi, lakukan torsi pengencangan busi secukupnya.. Pasang kembali belalai filter udara... lakukan dengan rapi, kembalikan kondisi mesin seperti awalnya. Selesai sudah ,,, ngopi sejenak... sambil merapikan perkakas yang tadi dipakai... Lalu hidupkan mesin..... AGAK SULIT... perlu beberapa kali starter.. baru hidup.. Ternyata setelah hidup memang TIDAK ADA ASAP TEBAL... TIPIS SAJA.... coba hidupkan stationer selama 10 menit... lalu gas di 2000 rpm hingga 2500 rpm... berulang-ulang tujuannya agar sisa kerak bisa terdorong ke luar lewat knalpot GANTI OLI BERIKUT FILTER OLInya ,,, tujuannya agar oli yang tercemar oleh cairan kimia CARBONSPEED tidak merusak mesin. Sebagai langkah akhir untuk membersihkan ruang bakar, gunakan Fuel Treatment atau FUEL SYSTEM CLEANER merknya bebas dan beragam... Kebetulan newbie pakai merk CYCLO... isi bensin sampai penuh gunakan sebotol .. Selesai sudah, tinggal di pakai sampai bensin seperempat agar optimal kebersihan ruang bakar... baru ngisi lagi. Review terakhir... SUARA MESIN SANGAT HALUS DAN BERTENAGA, TANPA NGELITIK SEDIKITPUN BAHKAN MESIN SEMAKIN RESPONSIF... semoga berpengaruh pula pada keiritan BBM .. benar-benar sangat terasa bedanya SEKIAN LAPORAN NEWBIE ... SEMOGA BERMANFAAT YANG BARU TAHU... MAKIN TAMBAH ILMU YANG CERDAS MAKIN TAMBAH PINTAR

akibat setelan delco tidak pas